
my love,,putra!!!!
Di pagi hari yang cerah DHA-DHA selalu menjalankan aktifitas seperti kursus ngaji dan kuliah di al islami.saat itu teman yang sangat dekat denganku PUTRA namanya dan sekaligus orang yang spesial buat aku akan pergi untuk melanjutkan studinya diluar negeri Australia.tidak lama kemudian dia telepon aku,kriing…..kring….kemudian aku angkat.
“hallo ada apa PUTRA?”sapaku buat putra
“lagi apa DHA-DHA?”tanya dia
“lagi biasa jalani kegiatan lama KURSUS hehe….!”gurau aku
“DHA..saat ini aku lagi siap-siap nih!!”
“memamgnya kamu beneran akan pergi ke Australia ya….untuk melanjutkan studi?kenapa nggak disini saja?”
“kenapa pengen liat aku tiap hari ya….hehehe!!iya beneran kok,lagipula disana juga aku cuma 4 tahun dan setelah itu aku pasti langsung pulang DHA…!!!”
“Ouw begitu ya udah besok kamu diantar siapa ke bandara TRA?”
“biasa rombongan sama keluarga hehehe….memangnya kenapa?oh iya besok kamu juga harus anter aku ke bandara ya…pokoknya kalau kamu nggak datang aku marah sama kamu ya..ya..ya..please!!!”
“hehehe…iya sip deh pokoknya besok aku antar baru pengen nawarin diri hehe..ya udah tutp dulu ya…teleponnya!solanya aku lagi kursus nih,ok!!sampai ketemu besok PUTRA daaaa….!!!”
“ya udah kalau gitu daaaa…..!!”
Pada malam harinya aku dan PUTRA komunikasi lagi lewat via sms,dengan membayangkan masa lalu aku dan PUTRA selama kami berteman.kami berteman sudah 3 tahun dari awal SMA dia selalu membantuku setiap kali kalau ada aku masalah dan begtu juga sebaliknya.baik suka maupun duka kita lewatin bareng.tapi dia tidak akan pernah tahu perasaanku yang diam-diam suka padanya.meskipun pernah terdengar kabar dari temannya kalau dia pun juga suka sama aku. Tapi aku yakin dengan seiring berjalannya waktu kalau memang dia jodoh aku seberapa pun jauh dia pergi aku yakin dia pasti akan kembali padaku.
Keesokan paginya sekitar jam 9an aku langsung ke bandara untuk menemui PUTRA dan melihat kepergiannya yang sebentar lagi.
“hay PUTRA!!sorry aku telat….sudah mau berangkat ya…?”
“iya..kamu kok bisa telat sih!!aku pikir kamu nggak datang!”
“hehehe…sorry!kangen ya…sama aku hehehe…!!”
“hmm..ngaco kamu!!hmm..DHA ada hal yang ingin aku sampaikan ke kamu dan masalah ini sudah lama banget aku pendam DHA…!”
“hmm…kalau begitu kita sama donx hehehe…!!memamgnya apa?”
Pada saat PUTRA pengen kasih tahu,tiba-tiba ada pengumuman untuk para penumpang yang mau ke Australia.disitulah kami berpisah dan melihat dia untuk yang terakhir kalinya.
“PUTRA kamu harus selalu jaga kesehatan ya…makannya jangan asal soalnya kan kamu orangnya jorok hehehe…dan hati-hati ya..jangan kalau dada waktu kabarin aku ,ok!!”
“ok bos DHA-DHA,aku akan kabarin kamu daaa…!”
“daaaa…!”
Setelah itu pesawatnya sudah terbang menuju Australia.aku tidak menyesal meski aku tidak bisa mengatakan perasaanku,tapi aku yakin dia memahaminya hehehe…aku jadi ingat perkataan dia waktu dulu.
“DHA,kamu percaya nggak kalau didunia ini ada orang yang satu sama lain itu mirip?”
“mirip, maksudnya?”
“hmm…misalnya gini contohnya kamu,aku pernah melihat seseorang yang mirip banget sama kamu!!kamu percaya ga?”
“nggak…!!”
“lho memangnya kenapa?”
“soalnya semirip-miripnya aku sama orang itu tidak akan mirip-mirip banget!nggak mungkin kan dia bisa ikutin gaya aku,gaya bicara aku, dan lain-lain!!”
“tapi aku percaya DHA..kita lihat saja nanti hehehe…!”
“ok hehehe..!!”
1 TAHUN KEMUDIAN
Aku yang telah lulus dari kursus ngaji di al islami,teman kursusku IQBAL mengucapkan selamat kepadaku.dan begitu juga sebaliknya.dan dikabarkan kalau ditempat kursus aku akan ada bintang tamu atas perayaan kelulusan angkatan aku.
“hmm…DHA nanti akan ada bintang tamu lho!!”
“memangnya siapa IQBAL?”
“memangnya kamu nggak tahu?artis penyanyi yang sedang naik daun sekarang!!kalau nggak salah namanya…REZA!!”
“hmm…aku pernah dengar sih…dari adik aku si LILI.dia fans banget sama artis penyanyi itu.”
“ya sudah kamu tanyakan saja ke adik kamu!!”
“kalau gitu aku pulang dulu ya….!”
“lho nggak liat dulu artisnya..paling tidak kita rayakan dulu sama teman-teman yang lainnya!”
“nggak usah,kamu tahu kan aku ingin kebahagiaan aku ini aku utamakan ke kakeluarga aku dulu!”
“oh iya ya…aku lupa ya udah hati-hati ya..kamu baliknya!”
“ok bos hehehe…!”
Setelah aku tiba dirumah dan memberi tahukan tentang kelulusan aku ke ibu,aku melihat adik aku LILI terlihat rapi banget.ternyata dia tahu ada bintang idolanya dia yang akan tampil di tempat kursus aku.
“hay LI mau kemana nih?rapi banget…!”
“eh kaka kebetulan nih anterin LILI yuk ka!ke tempat kursus kaka kan ada artis idola aku lho ka...yuk!”
“nggak ah…kaka nggak mau!kaka baru saja sampai masa balik lagi LI!”
“ah kaka payah aku kan nggak terlalu tahu daerah tempat kursus kaka,ayo donx ka….please!!”
“kamu itu mirip banget sama ka PUTRA,pokoknya kaka nggak mau!”
Tiba-tiba ibu minta aku untuk menemani LILI ke tempat kursus aku.jadinya bolak-balik deh hehehe….saat tiba di tempat kursus aku ketemu sama IQBAL.
“lho DHA-DHA…kenapa balik lagi?”
“ini temenin adik aku liat REZA…biasa artis idolanya hehehe…jadinya bolak-balik kaya orang bingung hehehe…!”
“hehehe…ouw gitu!hmm…DHA..!”
“iya ada apa?”
Tiba-tiba LILI berteriak kalau artis idolanya sudah keluar dan siap untuk nyanyi.saat itu aku bicara penting sama IQBAL.
“hmm…DHA…kamu sudah pernah liat artis REZA?”
“belum,soalnya aku nggak begitu suka!tapi kalau lagu-lagunya aku tahu…memangnya kenapa?”
“eh gini…coba kamu liat deh,dia mirip banget sama orang yang kamu suka PUTRA.baik gaya bicaranya,sikapnya dan maupun gayanya mirip banget!coba kamu liat sendiri kebetulan REZA lagi nyanyi tuh!”
Kemudian aku langsung bergegas pergi untuk melihatnya dan ternyata….sumpah aku kaget banget lihatnya.ternyata benar apa yang dikatakan IQBAL kepadaku REZA mirip banget sama PUTRA…tanpa terasa air mataku pun keluar dan aku langsung menghampiri adikku yang sedang menonton REZA.
“LILI…ayo kita pulang sekarang!!”
“tapi ka…REZA kan belum selesai tampil!!”
“pokoknya kaka bilang pulang ya pulang ngerti…!!”
“nggak,LILI nggak ngerti…kaka itu kenapa sih!kalau kaka ingin pulang ya pulang saja sana LILI bisa pulang sendiri!!”
“LILI pokoknya kita pulang sekarang !”
“nggak mau…nggak mau….!”
Tiba-tiba IQBAL meenghampiri.
“DHA…udahlah adik kamu kan fans banget sama REZA,kenapa kamu suruh dia pulang!atau jangan-jangan Karena perkataan aku tadi iya!!!”
“IQBAL itu sama sekali bukan urusan kamu!”
“ok ini memang bukan masalah aku,tapi kamu juga harus mementingkan perasaan adik kamu juga dong jangan egois kaya gini!liat tuh semua orang liat kamu dan adik kamu apa kamu nggak malu?”
“aku Cuma….
Tiba-tiba satpam yang disana langsung menghampiri aku dan IQBAL.dan IQBAL sedang berusaha menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya dan minta pengertian dari satpam itu.dan tidak lama kemudian REZA pun menghampiri kami juga.
“maaf,ada apa ini?kulihat sepertinya ada yang lagi ribut-ribut disini?”
Aku yang melihat langsung REZA sampai bingung harus bilang apa dan nggak lama kemudian aku dan adikku langsung bergegas pergi dari hadapan REZA.dan IQBAL pun bingung apa yang harus dilakukan.setelah konser selesai,REZA menghampiri IQBAL untuk menanyakan sesuatu tentang aku.
“hmm…maaf yang tadi siang kan?”
“oh iya…memangnya kenapa?”
“tidak…Cuma ingin mastiin saja…hmm kamu temen dekatnya cewek tadi ya…?kalau boleh tahu dia kenapa sih?kok kelihatannya dia benci banget sama aku…!”
“ouw kalau masalah itu maaf aku nggak bisa cerita,yapi masalah dia benci sama kamu mungkin itu cuma perassaan kamu saja.”
“ok aku nggak akan maksa tapi jujur aku merasa nggak nyaman kalau ada fans yang nggak suka sama penampilan aku.coba kamu bayangin jika kamu ada di posisi aku!”
“ baiklah aku akan ceritakan sedikit saja…cewek itu namanya DHA-DHA dia nggak ngfans sama kamu tapi adikknya,jadi dulu DHA-DHA punya orang yang spesial dihatinya namanya PUTRA.dia itu mirip banget sama kamu.baik dari segi gaya kamu,cara bicara kamu,sikap kamu pokoknya semua yang ada pada diri kamu mirip banget.”
“lalu dimana PUTRA sekarang?”
“dia sekarang lagi ada di Australia sedang melanjutkan studinya dan dia akan pulang sekitar 3 tahun lagi.dia pernah ditanya PUTRA,apakah DHA-DHA percaya jika ada seseorang yang mirip banget satu sama lain meski belum saling kenal?lalu DHA-DHA pun bilang dia nggak percaya karena bagi dia semirip-miripnya orang itu pastinya nggak akan mirip-mirip banget…dan mungkin inilah saatnya.dan tanpa disadari reaksi DHA-DHA kaya gitu.”
“ouw begitu..!hmm..BAL boleh nggak aku minta alamat dan no hpnya?”
“buat apa?kalau kamu kesana dan ketemu sama DHA-DHA hanya untuk menyakiti perasaannya aku tidak akan memberi tahu,maaf!”
“tapi aku mohon IQBAL aku ingin tahu tentang dia!aku janji nggak akan memberi dia harapan ataupun mencoba nyakitin perasaannya…aku janji!!”
“baiklah kalau gitu,nih alamat rumahnya…di jln perdamaian blok 3.”
“ok..makasi yah!”
Setelah REZA tahu alamat rumahku,dia langsung bergegas pergi kerumahku dan setelah itu dia hanya melihat aku dari jauh yang pada saat itu aku lagi mengajar anak-anak mengaji.dan setelah itu dia pun langsung lekas pergi gitu saja.pada malam harinya aku menangis karena aku merindukan PUTRA mengingat semua kenangan aku sama dia dulu dan aku berharap kalau dia akan selalu baik-baik saja.keesokan paginya pada saat aku selesai sarapan dengan keluarga aku dan siap-siap ingin berangkat kuliah,tang kusangka REZA datang kerumah aku.adikku pun LILI sangat kaget melihat artis idolanya itu datang kerumahnya secara live.kupikir dia datang ingin bertemu dengan adikku kan adikku ngfans banget sama dia.tapi saat aku mau ninggalin REZA dan adikku,REZA memanggilku katanya dia ingin bicara padaku.aku pun kaget dan takut mendengar REZA ngomong kaya gitu.aku berpikir apa dia ingin bicarain incident kemaren ya…dan dia juga tahu darimana alamat rumahku?hmm..tanda tanya besar ini.
“ada hal apa yang kamu ingin bicarakan sama aku?soal kemaren…aku minta maaf ya…gara-gara incident kemaren,tampilan nyanyi kamu jadi buruk gara-gara aku!maaf…!”
“soal itu nggak masalah buat aku,hmm…langsung saja ya,aku sudah tahu semua apa yang terjadi sama kamu.soal semua masa lalu kamu dengan orang yang spesial bagi kamu yang mirip dengan aku itu,aku sudah tahu semuanya DHA…!”
“apa?maksudnya apa kamu cari-cari tahu tentang masa lalu aku!kamu tuh suka banget ikut campur urusan orang lain ya!kamu tahu dari cerita itu?”
“itu nggak penting DHA…aku tahu dari siapa,yang pasti aku sudah tahu penyebabnya kenapa kamu sangat nggak suka sama aku.”
“lalu setelah kamu sudah tahu masa lalu aku kamu mau apa?mau nyebarin berita ini kemedia gitu!!asal kamu tahu ya tadinya aku berniat ingin ngfans sama kamu demi adikku tapi kalau begini cara kamu menghargai perasaan fans-fans kamu aku jadi berubah pikiran.aku benci sama kamu!!!”
“DHA…DHA-DHA aku mohon dengerin penjelasan aku dulu!aku sama sekali nggak berniat ingin mencampuri urusan kamu.”
“lalu…!!”
“aku hanya ingin melihat dan ingin tahu bagaimana ciri orang yang mirip dengan aku itu DHA…please!!”
Setelah REZA bilang kaya gitu aku jadi berubah pikiran dan aku mengambil fotonya PUTRA didalam dompet aku.
“ZA…ini fotonya.dia bernama PUTRA,baik dari segi bentuk muka,sikap,dan fisiknya mirip banget sama kamu.mungkin kalau kalian berdua dipertemukan anggapan orang kalian itu adalah anak kembar.”
“apa!!!!”
Pada saat REZA mendengar aku bilang kaya gitu tiba-tiba mendadak perut REZA sakit bahkan sampai pingsan karena menahan sakit perutnya itu.aku pun terkejut dan kaget banget lalu setelah itu langsung kubawa REZA kerumah sakit.sesampainya dirumah sakit aku memberi kabar orang yang terdekat REZA.dan para dokter dan suster langsung membawa REZA keruang UGD.aku menunggunya sampai-sampai aku nggak jadi berangkat kuliah.nggak lama kemudian orang yang terdekat REZA,DONCE namanya sudah tiba dirumah sakit.dan langsung aku jelaskan semuanya ke dia.lalu nggak lama kemudian juga dokternya pun juga sudah keluar dari ruang UGD.dan menjelaskan semuanya.
“gimana dok,keadaan REZA?”
“keadaannya REZA sangat kritis dan untuk lebih jelasnya kita bicarakan diruang saya.”
Lalu dokter itu menyuruh aku dan DONCE untuk ikut keruangannya.tetapi DONCE ingin telepon tunangannya REZA terlebih dahulu TIKA namanya.
“hallo,TIKA..!”
“iya DONCE ada apa?”
“TIK,REZA masuk rumah sakit!!!dan saat ini keadaanya kritis sekarang!!!”
“apa!!dirumah sakit mana,DONCE?”
“sekarang kita lagi dirumah sakit PELITA HARAPAN.”
“ya udah aku akan segera kesana.”
Dan setelah DONCE selesai telepon tunangannya REZA,dia langsung menyusul aku keruangan dokter yang tadi menangani REZA.
“sebenarnya apa yang terjadi dengan REZA dok?”tanya DONCE.
“coba anda berdua lihat hasil dari ronsen ini.”
“iya,tapi maksudnya apa dok?kami tidak mengerti..”tanya aku.
“jadi begini,pak REZA mengidap punya penyakit liver stadium 3..karena dia kebanyakan mengkonsumsi minuman-minuman keras maka itu mempengaruhi livernya sehingga menimbulkan efek infeksi yang begitu parah.”
“apa!!liver…tapi apa masih bisa diatasi dok?”tanya DONCE.
“kemungkinan untuk sembuh 50:50 pak..tapi kami seluruh tim medis akan berusaha sebaik mungkin untuk menangani pak REZA.”
“baik dok,berapa pun biaya itu tidaklah penting.yang penting REZA bisa sembuh total dok!!”
“mudah-mudahan…”
“ya udah kalau begitu kami permisi ya dok!!”
Saat aku dan DONCE keluar dari ruangan dokter tadi,ternyata tunangannya REZA sudah ada dirumah sakit.
“DONCE…gimana keadaannya REZA?apa yang sebenarnya terjadi sama REZA?”tanya TIKA yang dalam keadaan panik.
“TIK,REZA punya penyakit liver TIK!!sudah stadium 3 karena kebanyakan minum-minuman keras mengakibatkan livernya infeksi parah TIK!!!”jawab DONCE sambil dalam keadaan menangis.
“apa!!liver…tapi masih bisa disembuhkan kan DONCE?”
“kemungkinannya…50:50 TIK!!!dan dokter juga nggak berani janji soalnya sudah terlalu parah.”
TIKA dan DONCE diam sejenak.
“ya udah kalau begitu aku akan beritahu kan hal ni ke orang tuanya REZA.karena orang tuanya REZA ada di Australia,maka besok aku akan ke Australia untuk menemui orang tuanya REZA.dan aku minta tolong,tolong kamu jagain REZA ya DONCE!”
“ya udah kalau begitu.tapi TIK,sebenarnya aku ingin jagain REZA tapi aku nggak bisa seterusnya menjaga dia soalnya ada banyak sekali konser REZA yang harus aku batalin karena incident ini.”
Lalu nggak lama kemudian TIKA mendekati aku yang sedang duduk diruang tunggu.
“hmm…mbak!mungkin aku memang belum kenal sama mbak.tapi aku yakin mbak dapat dipercaya dan dapat diandalkan saat ini.aku ingin sementara waktu mbak mau kan jagain tunangannya aku REZA?ya..paling tidak sampai aku balik dari australia bersama dengan orang tuanya REZA.”
“hmm…tapi mbak aku juga nggak terlalu bisa terus-menerus jagain REZA soalnya paginya aku harus kuliah.”
“nggak masalah…gini saja paginya sementara DONCE yang jaga karena DONCE pekerja siang dan malam.lalu setelah kamu pulang kuliah maka kamu langsung kerumah sakit untuk bergantian jagain REZA ya…nanti akan ada upah buat kamu,gimana?aku benar-benar minta tolong banget sama kamu mbak.”
“hmm…baiklah kalau gitu.aku terima tawaran mbak.”
“makasi ya…oh iya kita belum kenalan.nama kamu siapa?”
“panggil saja aku DHA-DHA.”
“ouw DHA-DHA…makasih ya DHA…!”
Keesokan harinya setelah aku pulang kuliah,aku langsung kerumah sakit.untuk menjaga REZA.memandikannya,membacakannya cerita,mengajaknya berbicara,dan terkadang membandingkan REZA dengan PUTRA.kalau kaya gini aku jadi ingat saat aku pertama kali bertemu dengan PUTRA sekitar 4 tahun yang lalu.saat pertama kali lihat dia,dia kadang juga suka minum-minuman keras tapi nggak separah REZA.meski pernah pingsan berkali-kali krena kebanyakan minum sampai-sampai aku melakukan sama seperti apa yang aku lakukan sekarang ke REZA memandikannya dengan mengelap sebagian tubuhnya,membacakannya cerita,dan lain-lain.dan disitulah waktu itu tumbuh perasaan cinta kepada PUTRA hingga sekarang.apakah terhadap REZA akankah sama?astagfirullah aku ngomong apa hehehe…..secara REZA kan sudah punya tunangan yang baik dan cantik lagi.setelah 3 bulan kemudian REZA sudah diperbolehkan untuk pulang dan istirahat dirumah.DONCE langsung memberi kabar hal ini ke TIKA dan kedua orang tuanya REZA.karena TIKA dan orang tunnya REZA berhubung ada bisnis penting di sana maka pada saat itu baru pada bisa balik ke Jakarta besok lusa.dan DONCE langsung kasih kabar hal ini ke aku.keesokan siangnya mungkin itu adalah hari terakhir aku untuk menjaga REZA.REZA sekarang sudah lebik membaik sekarang sudah bisa makan,sedikit demi sedikit sudah bisa berjalan,dan pelan-pelan sudah lancar bicaranya.pada saat aku ingin siapkan makan siang untuk REZA,tiba-tiba REZA menghampiri aku yang lagi ada di dapur.
“DHA-DHA…lagi apa?”
“eh ZA…aku lagi nyiapin makan siang nih buat kamu.bubur spesial ala aku sendiri lho hehe…!!kok kamu jalan-jalan mendingan kamu istirahat saja.”
“ah nggak ah…aku bosan tiduran terus!!DHA…ada hal yang ingin aku bicarain penting sama kamu.”
“soal apa?”
“soal PUTRA,orang yang paling kamu cintai.”
“soal PUTRA!!memangnya ada apa?”
“ada hal yang ingin aku jelaskan sama kamu,sebenarnya aku dan PUTRA adalah saudara kandung DHA…!!!”
“apa….!!maksudnya apa ZA..?”
“jadi gini dulu sekitar 10 tahun yang lalu orang tua kandung aku dan PUTRA bercerai.penyebab perceraian orang tua kandung aku adalah ibu tiri aku yang menjadi ibu aku sekarang yang sebagai orang ke3 yang menjadi penghancur keluarga aku.ibu kandung aku membawa PUTRA keluar kota sedangkan aku di bawa oleh ayahku ke luar negeri.sampai sekarang aku belum bisa menerima ibu tiri aku DHA..karena aku sangat benci sama dia makanya hidupku aku habiskan dengan minum-minuman karena cuma itu satu-satunya cara untuk meringankan beban penderitaan aku selama ini DHA…jujur aku kangen banget dengan adik aku PUTRA DHA…”begitulah penjelasan REZA yang hampir menangis dan jatuh kepelukan saai ini.
“hmm…ZA…tenang sajakemaren aku dapat kabar dari PUTRA kalau sebentar lagi PUTRA pasti akan pulang.dan nanti aku akan temuin kamu sama dia ya…!”
“lho bukannya dia akan pulang sekitar 2,5tahun lagi DHA…?”
“yah…memang tapi berhubung dia libur kuliah jadinya dia ingin bertemu dengan aku dan pulang ke Jakarta.”
“hmm…kalau boleh jujur DHA…selama aku dirawat sama kamu aku merasa nyaman banget.PUTRA beruntung ya karena dia bisa kenal sama kamu lebih dulu dibandingkan aku kakaknya hehehe…!!”
“apaan si kamu za…!!!dulu juga PUTRA sama kaya kamu pertama kali lihat dia,sebelumnya dia juga suka banget minum-minuman keras tapi nggak sampai separah kamu paling parahnya dia cuma sampai pingsan doang dan ngurus kalian pun juga sama caranya hehehe…jadi lucu!!!”
“hehehe….!!”
Saat dirumah aku.
“assalamualaikum…bu,LILI,DHA-DHA…!!aku pulang…!!”
“alaikumsalam…hey nak PUTRA kamu sudah pulang!silahkan duduk dulu ibu siapkan minum ya…hey ka PUTRA!!kaka sudah pulang…oleh-olehnya mana ka?”
“ada kok oleh-oleh buat LILI dan ibu tenang saja hehehe…oh iya kakak kamu mana LI?”
“DHA-DHA lagi sedang di mintain tolong sama seseorang.”
“Di mintain tolong apa bu?”
“jadi gini kamu tahu artis penyanyi yang lagi populer sekarang?”
“maaf bu aku nggak tahu kan aku di sana nggak nonton film Indonesia bu..jadinya nggak tahu.memangnya siapa bu?”
“namanya REZA dari segi tampang anak itu mirip banget sama kamu nak PUTRA.jadi dia itu kan dikabarkan kena liver makanya DHA-DHA dimintain tolong untuk menjaganya.”
“memangnya keluarga yang namanya REZA pada kemana bu?dan sampai kapan DHA-DHA dimintain tolong bu?”
“besok juga sudah selesai karena kan keluarganya akan pulang dari luar negeri jadi tugas DHA-DHA akan selesai besok.nak PUTRA,nak REZA mirip banget sama kamu.baik dari segi fisik,tampang,dan sifat semuanya sama makanya si LILI sampai fans sama dia nak!!”
“mirip,memangnya ibu pernah liat langsung?”
“ya..waktu itu terjadi incident saat kelulusan kursusnya DHA-DHA.yang mengakibatkan nak REZA datang kerumah ini untuk bertemu dengan DHA-DHA nak PUTRA.”
“ouw begitu,ibu punya fotonya REZA?”
“oh punya…punya…si LILI punya fotonya,sebentar ya nak PUTRA!”
Nggal lama kemudian ibunya DHA-DHA kembali dengan membawa fotonya REZA.
“ini nak fotonya.”
Saat itu PUTRA mengambil foto itu dari tangan ibunya DHA-DHA.lalu pada saat melihatnya,matanya PUTRA terbelalak kaget dan terlihat tampak pucat.LILI dan ibu pun bingung sebenarnya apa yang terjadi dengan PUTRA.
“ya ampun foto i…ini…!!!nggak…nggak mungkin!bu,dimana alamat rumahnya bu?”
“ini nak alamatnya,ada dibelakang foto ini.”
“terimakasih ya bu!!”
setelah PUTRA melihat fotonya REZA dan menanyakan alamatnya,tiba-tiba PUTRA langsung pergi begitu saja.dan langsung kerumah REZA.dengan kencangnya mobil yang di kendarai oleh PUTRA.akhirnya tiba juga PUTRA sampai dirumah REZA.dan dia pun langsung mengetuk pintu rumah REZA.tok…tok…tok…
“iya sebentar!”sahut aku yang ingin siap-siap untuk pulang kerumah setelah menyelesaikan tugas aku.dan sambil itu aku langsung membukakan pintunya.dan ternyata,
“PUTRA!!!ka…kamu sudah pulang?ke…kenapa kamu sebelumnya nggak kasih kabar kalau kamu ingin ke Jakarta?dan untuk apa kamu ke sini?”
“lalu kamu sendiri sedang apa disini?ayo kita pulang!!aku ke sini ingin mejemput kamu untuk pulang.”
“iya,tapi aku mesti bilang dulu sama…”
“sama!sama siapa?”
“sama aku,PUTRA…kamu nggak boleh seenaknya begitu membawa pulang DHA-DHA tanpa seizin aku.”
“oh ternyata kamu!maaf tapi tugas DHA-DHA sudah selesai kan?jadi ini adalah hak aku untuk membawa pulang dia.dan kamu sebagai orang luar sebaiknya jangan ikut campur.ngerti!!!permisi!”
Pada saat itu aku yang melihat PUTRA merasa benar-benar sudah berbeda sekarang.saat aku dan PUTRA lagi ada di dalam mobil,aku minta PUTRA untuk minggirin mobilnya untuk sementara karena ada hal yang ingin aku bicarakan sama dia.
“PUTRA!aku ingin kamu untuk minggirin mobil kamu sementara!karena ada hal yang ingin aku bicarakan sama kamu.”
Lalu nggak lama kemudian PUTRA pun menghentikannya mobilnya dipinggir jalan.
“apa yang ingin kamu bicarakan?”
“a…aku ingin jelasin mengenai yang tadi PUTRA.ja…jadi selama ini aku dimintai tolong…”
Belum selesai aku menjelaskan,tiba-tiba PUTRA memotong pembicaraan aku.
“a…aku sudah tahu DHA dari ibu kamu.ibu kamu sudah menjelaskan semuanya sama aku mengenai itu.jadi kamu nggak usah takut aku salah paham sama kamu ya…karena aku percaya sama kamu.”
“lho tadi kenapa kamu pada saat kerumah REZA kamu terlihat marah sekali?jangan-jangan apa kamu sudah tahu tentang REZA ya…!”
“iya aku juga sudah tahu itu dari ibu.”
“jadi itu benar ya PUT?kalau REZA adalah…”
Pada saat aku ingin bilang kalau REZAadalah abangnya,tiba-tiba PUTRA menyuruh aku jangan bicara lagi.dan setelah itu kami melanjutkan perjalanan kembali untuk pulang kerumah.keesokan siangnya setelah aku pulang kuliah,REZA menyusul aku ke kampus.dan ingin bicara sama aku.
“hmm…DHA!ada yang ingin aku bicarakan sama kamu.”
“ada apa ka…?”
“kakak!!sejak kapan kamu manggil aku kakak hehehe…”
“hehehe sejak hari ini ka!aku manggil kakak karena kakak adalah seorang kakak dari seseorang yang sangat berarti buat aku.jadi aku mencoba untuk ikutin bahasanya PUTRA ya kan hehehe…”
“hehehe ya udah nggak apa-apa..hmm DHA aku ingin sekali bicara dengan PUTRA tapi aku takut dia nggak mau bicara sama aku DHA…”
“hmm..kalau begitu ayo kerumah aku ka,gimana?”
“kerumah kamu!apa nggak apa-apa?ini terlalu mendadak aku belum siap DHA..”
“sampai kapan kakak harus seperti ini?kakak sudah terlalu banyak membuang-buang waktu hanya untuk hal ini ka!kalau kakak ingin PUTRA tahu perasaan kakak sebenarnya selama ini,kakak harus bicara terbuka sama dia agar dia tahu dan tidak salah paham sama kakak terus-menerus.karena bagaimanapun juga kakak dan PUTRA adalah saudara kandung yang tidak dapat dipisahkan ataupun diingkari.dan aku yakin jauh dilubuk hati PUTRA dia ingin bertemu dan ingin bicara banyak sama kakak.hehe maaf ya ka aku bicara kaya gini karena aku sudah kenal PUTRA dari dulu ka…”
“hehe nggak apa-apa kok aku senang ternyata ada seseorang yang mampu mengenal PUTRA seperti kamu.PUTRA beruntung sekali bisa dapatin wanita sebaik kamu DHA..”
“hehe…makasi!kalau gitu ayo kita langsung kerumah aku!!”
Setelah aku dan ka REZA tiba sampai dirumah,aku melihat PUTRA sedang mengerjakan pekerjaannya diteras rumahnya.lalu aku langsung menghampirinya.
“hy PUTRA lagi apa?serius banget sampai kamu nggk melihat aku pulang dari kuliah..”
“oh DHA-DHA…sudah pulang!maaf ya aku nggak melihat soalnya kerjaan aku banyak banget DHA…kamu nggak marah kan?”
“hmm…gimana ya…hehehe ya nggak lah kamu kaya nggak tahu aku saja hehehe..”
Tiba-tiba ka REZA kangsung menegur PUTRA.
“hy PUTRA!ada yang bisa aku Bantu?”
Mendengar suara itu,PUTRA langsung kaget melihat orang yang paling dia benci selama ini.dan dia terus memandangnya dengan pandangan yang penuh rasa benci di matanya.
“untuk apa kamu kesini?”
“PUTRA…aku mohon berilah kakak kamu kesempatan untuk bicara dan menjelaskan semua sama kamu.aku mohon PUTRA!!apa kamu ingin salah paham terus menerus dengan kakak kamu?karena bagaimana pun juga ka REZA itu kakak kandung kamu dan kamu nggak bisa mengingkari hal itu PUTRA!”sahut aku dengan sambil memohon sama PUTRA dan minta sedikit pengertian dari PUTRA.lalu PUTRA pun mau memberi kesempatan kakaknya untuk bicara padanya.
“memangnya apa yang kamu ingin bicarakan sama aku?”
“PUTRA,kakak ingin kamu tahu kalau selama ini sebenarnya kakak sudah lama mencarimu dan ibu,dan bahkan jauh sebelum kakak kena liver kakak terus mencarimu tetapi kamu dan ibu sulit sekali ditemukan!kakak bingung harus bagaimana?kakak bingung PUTRA!!”
“lalu bapak sendiri apa membantu kakak ikut mencariku dsn ibu?aku ingat saat aku dan ibu di usir dari rumah oleh bapak karena wanita itu,ibu sempat sakit kak!dan aku ingat kakak pernah bilang padaku,kalau kakak pernah berjanji padaku akan selalu menjaga ibu dan juga aku.dan sekarang dimana janji itu kak?!dimana?!!aku benci sama kakak!!”
Saat itu PUTRA langsung pergi dari hadapan REZA,tapi nggak lama kemudian REZA menjelaskan sesuatu.
“kamu boleh berprasangka buruk sama kakak apa saja asalkan kamu mau memaafkan kakak PUTRA!kakak tahu kakak salah saat itu kakak benar-benar nggak tahu apa yang mesti kakak lakukan.dan kamu berpikir apa kakak bahagia tinggal disana?nggak PUTRA!!sama sekali nggak!!hati kakak merasa hampa dan kosong sejak hilangnya kamu dan ibu.dan bapak sendiri juga terlalu takut dan sangat percaya sama wanita yang sudah menghancurkan keluarga kita.kakak sendiri yang selalu melawan dan menampakan rasa ketidaksukaan kakak ke wanita itu.tapi wanita itu semakin lama semakin menjadi.kakak nggak tahu PUTRA apa yang mesti kakak lakukan!!kakak nggak tahu..!!”jelas REZA sambil dalam keadaan menangis di hadapan PUTRA.
Saat itu PUTRA diam sejenak tanpa mengeluarkan kata-kata sedikit pun untuk kakaknya.
Lalu nggak kemudian,
“kakak!!tiba-tiba PUTRA langsung memeluk kakaknya sambil menangis dengan penuh rasa rindu yang sangat terlihat di mata PUTRA.aku pun yang melihat dari kejauhan sangat senang akhirnya PUTRA dan kakaknya sudah dipertemukan dan berbaikan sekarang.tiba-tiba PUTRA meminta sesuatu kepada kakaknya.
“kak,aku ingin bertemu dengan bapak!apa boleh?”
“hmm boleh PUTRA!boleh banget!!ya udah besok pagi kamu ikut kakak kerumah untuk ketemu sama bapak yah..”
“tapi kak,aku takut bapak nggak mau bertemu sama aku?karena aku masih dianggap nggak berguna bagi bapak kak!!”
“ya allah PUTRA kamu nggak boleh merendahkan diri kamu seperti itu!!kalau bapak masih menghina kamu seperti itu,sesuai janji yang kakak ucapkan dulu akan kakak tepati PUTRA!!”
“janji apa?”
“sebuah janji yang belum sempat kakak tepati yaitu melindungi kamu dan ibu.”
“hehe…kakak sekarang nggak perlu melakukan hal itu karena aku sudah dewasa kak!bukan anak kecil lagi kaya dulu!sekarang aku bekerja sambil kuliah diluar negeri.berarti aku sudah dapat diandalkan kan kak!!hehe..”
“iya kamu hebat PUTRA kamu sudah dapat membuktikan sama kakak kalau kamu itu mampu untuk betahan hidup buat ibu dan buat kamu sendiri.kakak bangga sama kamu!!PUTRA kakak boleh minta sesuatu?”
“apa kak?”
“kakak ingin kamu mutasi kuliah kamu PUTRA?”
“lho memangnya kenapa kak?aku bisa ke sana karena beasiswa kak!jadi nggak mungkin aku mutasi begitu saja!dan aku harap kakak bisa ngerti ya…lagi pula tinggal 2,5 tahun lagi kok kak!!dan setelah itu aku langsung balik kejakarta.”
“nggak kenapa-kenapa!kakak berpikir apa kamu tidak memikirkan sedikit perasaan orang yang kamu sayang?”
“maksud kakak?”
“kakak tahu,sebenarnya kamu sayang kan sama DHA-DHA…?hayoo..ngaku sama kakak!kalau kamu nggak ngaku,kakak mau menampung hehehe…!”
“hmm enak saja ditampung!memangnya DHA-DHA barang..hehehe iya kak!aku sudah lama sayang sama dia sejak pertama kali bertemu dia kak!dan dia adalah wanita yang sangat pengertian buat aku kak!nggak ada wanita yang seperti dia kak!nggak ada!”
“iya kakak ngerti,kamu beruntung banget karena kamu mendapatkan wanita yang sebaik DHA-DHA..hampir saja kakak suka hehehe…!”
“hmm enak saja dia punya aku tahu!”
“hehehe…makanya ngomong dong kalau kamu suka dan sayang sama dia!”
“kalau itu nanti saja kak,aku ingin konsen kuliah dulu,dan aku yakin kalau DHA-DHA adalah jodoh aku,dia pasti akan kembali kak!aku yakin itu dan aku percaya sama dia.”
“ya udah kalau kamu inginnya kaya gitu.kakak senang akhirnya kamu bisa sedewasa ini hehehe!”
Lalu nggak lama kemudian kakaknya PUTRA pulang dari rumahnya PUTRA.dan malamnya PUTRA telepon aku.kring…kring…
“iya hallo PUT!ada apa nih telepon malam-malam?kangen ya sama aku…”
“hmm…pede kamu sapa juga yang kangen sama kamu…nggak begini aku ingin kasih tahu kalau aku dan abang sudah….”
“berbaikan maksudnya…hehehe…”
“lho kok kamu tahu?”
“iya mendengar suara kamu saja sih aku sudah tahu!selamat ya PUT…!aku turut senang mendengarnya.”
“makasi ya DHA…ini semua berkat kamu…oh iya besok aku ingin bertemu bapak DHA…kamu mau nggak menemani aku?”
“ok bos,kebetulan kan aku sudah libur kuliah…jadinya punya luang waktu banyak deh hehehe…memangnya kapan?”
“hmm…besok pagi.jadi abang REZA besok pagi jemput kita dan kita akan dianterin kerumahnya gitu.”
“ouw gitu!ya sudah sekarang kamu tidur takutnya besok kesiangan lagi!sekali lagi selamat ya PUT!dan met malam…!”
“met malam juga!”
Keesokan paginya saat aku dan PUTRA sudah selesai sarapan pagi,nggak lama kemudian abangnya PUTRA sudah datang.dan langsung mampir kerumah aku.
“tok..tok..tok..!assalamualaikum…”
“alaikumsalam…ka REZA!”
“sudah siap DHA…PUTRA?”
“sudah kok bang!abang sudah sarapan?makanan yang dibuat ibunya DHA-DHA enak banget lho bang!”
“hmm…kapan-kapam saja ya PUTRA,sekarang kita harus cepat takutnya bapak sudah pergi kerja lagi,yuk!”
“tapi bang,DHA-DHA ikut bersama aku ya bang!boleh kan?”
“boleh dong!masa pacar ade abang sendiri nggak boleh ikut.ya…sekalian kenal sama calon mertua hehehe…”
“hmm…abang apa-apaan sih kan malu!”
DHA-DHA dan sekeluarga semua tertawa geli mendengar omongan abangnya PUTRA tadi.lalu kami pun langsung naik mobilnya ka REZA.saat diperjalanan PUTRA bicara penting dengan abangnya.
“hmm…bang!”
“iya ada apa?kayanya ada yang kamu khawatirin ya PUT?”
“iya bang…aku takut bapak nggak mau melihat aku dan masih nggak mau terima aku bang!”
“kamu lupa ya dengan janji abang kemaren sama kamu…hmm?”
“nggak bang!aku nggak lupa dan aku akan percaya sama abang.”
Saat pembicaraan itu ka REZA terus-menerus memegang perutnya dan sepertinya livernya kambuh lagi.dan tiba-tiba juga aku langsung menyahut pembicaraan mereka berdua.
“nah gitu dong!!kan kalau lihat kalian berdua akur kan enak.kalau dilihat-lihat lebih detail lagi kalian berdua kaya anak kembar dan aku jadi bingung pilih yang mana abis sama-sama ganteng sih!!hehehe…”
“huuh…dasar kamunya saja yang lihat cowok ganteng matanya langsung kinclong kaya lihat duit1”
“biarin weee…hehehe!oh iya ka,kakak masih sering konser kan?”
“hmm…masih tapi nggak banyak kaya dulu ya paling Cuma offair-offair saja.”
“memangnya penyakit abang masih suka kambuh ya bang?mendingan selesai kita ketemu bapak,kita anterin abang ke dokter ya…!!dan aku harap abang jangan menolak ya…”
“hmm…baiklah kalau gitu!”
Tanpa terasa mereka sudah sampai dirumah REZA.
“wah rumah bapak besar sekali ya bang!!”
“yah begitulah,tapi percuma de rumah besar tapi didalamnya sama sekali nggak ada kedamaian.”
Saat itu aku dan PUTRA cuma bisa diam tanpa berkata apa-apa.dan setelah itu kita langsung masuk kerumah bapak.
“assalamualaikum!!”
“alaikumsalam…kenapa kamu balik lagi REZA?apa ada yang tertinggal?”
Aku dan PUTRA sangat kaget sekali ternyata yang menyahut salam kami adalah ibu tirinya PUTRA dan ka REZA.dan dilihat dari sifatnya terlihat begitu dingin dan sombong.ibu tirinya bernama ibu TITA.
“nggak ada yang ketinggalan tante!aku kembali karena aku ingin bertemu dengan bapak.soalnya ada yang ingin aku perlihatkan ke bapak.apa bapak masih ada dirumah?”
“hmm…sayang sekali bapak kamu sudah berangkat kerja dan saat ini bapak kamu sedang ada tugas di luar negeri mungkin pulang besok atau lusa.”
“apa!!!bapak keluar negeri!!”
“memangnya siapa yang kamu bawa itu REZA?sepertinya dia bukan kalangan atas kaya kita.atau jangan-jangan dia adalah adik kandung kamu ya yang selama ini kamu cari...”
“iya aku adalah adik kandungnya abang REZA.salam kenal nama aku PUTRA.senang bisa kenal sama anda ibu TITA.”sahut PUTRA.
Dan tiba-tiba ibu TITA mendekati PUTRA dan melihat PUTRA dari bawah hingga atas.dan ibu itu melihat PUTRA seperti melihat barang yang menjijikan yang berasal dari sampah.lalu nggak lama kemudian ibu TITA pun bicara dengan kata-kata yang sangat menyakitkan buat PUTRA.
“heeh…PUTRA ya kamu mirip sekali dengan ibu kamu dan juga abang kamu ini.tapi sayang kamu nggak berguna sama sekali di keluarga ini.kamu nggak memiliki kepintaran seperti abang kamu.semestinya kamu sadar akan kemampuan kamu selama ini.nggak sepantasnya kamu bertemu dengan bapak kamu.karena yang pasti bapak kamu masih belum bisa menerima kamu karena sampai kapan pun kamu tetap dianggap anak yang sama sekali nggak berguna.ngerti!!”
Saat mendengar ucapan itu PUTRA sangat marah terlihat jelas dari aura wajahnya dan cengkraman tangannya seperti bom yang ingin meledak.tapi aku yang melihat PUTRA kaya gitu aku langsung menggenggam tangannya dan berusaha untuk membuatnya tenang.nggak lama kemudan kak REZA membela PUTRA.
“nggak sepantasnya kamu bicara sekasar itu terhadap adik saya tante!karena bagaimana pun juga dia adalah adik kandung saya.saya nggak peduli mau anda terima pendapat saya dan adik saya atau tidak.tapi yang pasti saya akan berusaha meyakinkan bapak untuk menerima PUTRA kembali karena begaimana pun juga PUTRA adalah anak kandungnya.ngerti!!”
“heeh…optimis sekali kamu REZA!!apa kamu yakin akan berhasil?apa kamu nggak ingat 10 tahun yang lalu bapak kamu sudah tidak mau lagi punya anak yang nggak berguna seperti PUTRA sehingga dia mau mengusir PUTRA dan juga ibu kandung kamu.kamu lupa?”
“yah…aku sama sekali nggak akan pernah lupa peristiwa yang sangat menyedihkan itu.dan kamu pernah nggak berpikir siapa yang mengakibatkan keluarga aku hancur kaya gini haah siapa?!!!!kamu yang berusaha menghasut bapak agar mengusir PUTRA dari rumah dan juga ibuku.memangnya selama ini aku nggak tahu siapa dalang dibalik semua ini?dan semua rencana-rencana busuk yang sudah kamu lakukan selama ini.selama ini aku bersabar menghadapi situasi yang menyedihkan kaya gini.itu semua karena aku tidak menyerah untu mencari ibu dan juga adik kandungku.bisa saja sekarang aku melaporkan semua tindakan liicikmu itu ke bapak dan kepolisi sekaligus.tapi sayang aku masih ingin memainkan permainan kamu hingga kamu perlahan-lahan akan hancur ditangan aku sebelum aku mati, ngerti!!”
“memangnya apa kamu sudah punya bukti-bukti untuk melaporkan saya baik kepolisi ataupun ke bapak kamu REZA?anak kecil sepertimu bisa apa?bisa apa?”
“anak kecil kamu bilang!terserah apapun anggapan kamu tentang kemampuan aku,aku nggak peduli.karena aku sudah memiliki banyak rencana untuk menghancurkan kamu dalam sekejap ibu TITA yang terhormat jadi bersabarlah sedikit lagi semua permainan ini akan segera berakhir.ingat perkataan aku!oh iya satu lagi kamu dulu sengaja kan ingin menjelek-jelekan PUTRA adik saya di depan bapak karena kamu sebenarnya tahu tentang kemampuan adik saya.kalau adik saya PUTRA jauh lebih hebat kemampuannya dibandingkan aku jadi kamu sengaja mengusir PUTRA dan ibu kandungku agar semua perusahaan bisa jatuh ketangan kamu ya kan?benar kan dugaan aku?”
Ibu TITA hanya bisa melihat REZA dengan mata terbelalak dan diam.kemudian aku,PUTRA,dan ka REZA meninggalkan ibu TITA dalam keadaan ketakutan.saat mau masuk mobilnya ka REZA,tiba-tiba tunangannya ka REZA yang bernama ka TIKA datang berkunjung.
“hy REZA!!sudah mau kekantor ya..?”
“iya ada apa kamu kemari?”
“hmm…sayang aku ke sini kan ingin ketemu dengan calon suami aku.memangnya nggak boleh?”
“maaf bukannya nggak boleh tapi saat ini aku ingin bersama dengan adikku jadi maaf untuk sementara ini kita nggak usah ketemu dulu ya…lebih baik kamu urus tante yang sedang pingsan di dalam.permisi!”
“ta…tapi REZA!!REZA!!”
“saat itu mobilnya ka REZA sudah berjalan meninggalkan tunangannya itu.saat di perjalanan PUTRA menanyakan hal penting kepada ka REZA.
“hmm…bang!aku ingin tanya,mengenai kemampuan yang abang jelaskan tadi ke ibu itu.apa itu benar bang?dan apa abang sudah punya rencana dan bukti-bukti untuk menghancurkan ibu itu?”
“mengenai kemampuan kamu itu semua benar PUTRA dan sebenarnya bapak lebih mengakui kamu dibandingkan abang dulu.kamu memiliki kecerdasan yang lebih diantara orang-orang normal PUTRA ya bisa dibilang indigo.soal rencana dan bukti-bukti yang abang sudah siapkan semua dan lengkap itu memang benar-benar sudah siap tinggal dipergunakan saja PUTRA.tinggal tunggu kamu.”
“aku maksudnya apa bang?”
“abang harap kamu mau bantu abang PUTRA karena cuma kamu yang dapat diandalkan.apa kamu bersedia?ini demi keluarga kita PUTRA?”
“menurut kamu gimana DHA?”
“hmm…selagi rencana yang dibuat kakak kamu positif idak mebahayakn orang lain aku setuju PUTRA.”
“tenang saja DHA…rencana aku itu positif jadi intinya kita harus bisa memisahkan antara yang bersalah dan yang tidak bersalah.”
“ok kalau gitu aku setuju hehehe…!”
“ok hehehe…!”
“DHA…kamu Bantu aku kan?”
“hmm…gimana ya?hehe yaiyalah PUTRA sudah pasti aku akan selalu bantu kamu hehe…!”
Aku,PUTRA dan ka REZA kami bertiga tertawa bersama di dalam perjalanan yang setelah ini aku dan PUTRA ingin mengantarkan ka REZA ke dokter dengan penuh kegembiraan dan semangat.
Saat malamnya dirumah REZA,bapaknya REZA dan PUTRA sudah tiba dirumah.saat sampai dirumah tiba-tiba dia menanyakan keberadaan REZA pada ibu tirinya REZA.yang dimana pada saat itu REZA lagi menjalankan rencana yang telah REZA susun bersama dengan aku dan PUTRA.dengan menaruh sesuatu yang diletakkan REZA didalam kamarnya bapaknya dan ibu tiri itu.
“assalamualaikum!!ma,ini papa sudah pulang!”
“waalaikumsalam..!!eh papa sudah pulang pa!pastinya capek ya..mama siapkan kopi dulu ya buat papa.”
“eh iya makasi ya ma..oh iya ma,REZA dimana?lagi apa sekarang dia?tadi dia cariin aku?”
“oh REZA sekarang dia lagi ada di kamarnya pa.dan dia dari tadi nggak cariin papa.mungkin bagi dia papanya pergi itu sudah biasa buatnya.”
“apa!!tega-teganya dia menganggap papa seperti itu!papa akan kekamarnya sekarang!”
“tapi pa,mungkin sekarang dia sudah tidur!sebaiknya besok pagi saja ya pa!”
“tidak bisa papa akan kekamarnya sekarang!!REZA..!!REZA!!”
“papa jangan keras-keras nanti REZA bisa kebangun pa!”
“mama juga jangan terlalu memanjakan dia dong!”
Pada saat bapaknya REZA tiba dikamar REZA,tiba-tiba REZAnya tidak ada dikamarnya.dan bapaknya REZA dan ibu tirinya langsung mencarinya.tak disangka REZA ada dikamar bapaknya dan ibu tirinya.
“REZA!!!sedang apa kamu dikamar papa?kamu ingin mencuri ya?”
“eh papa!tidak pa,aku ingin pinjam sesuatu dari papa.”
“ah bohong kamu yang pasti kamu berniat ingin mencuri kan?sebaiknya kamu mengaku REZA atau papamu akan tambah marah sama kamu!!”
“tidak tante!demi allah aku sama sekali nggak berniat untuk mencuri!aku cuma ingin pinjam ikat pinggang papa untuk kepesta besok boleh kan pa?ini ikat pinggangnya..”
Bapaknya REZA dan ibu tirinya sempat diam sejenak karena bingung.tapi nggak lama kemudian REZA menunjukan sesuatu kepada bapaknya dan ibu tirinya REZA.
“oh begitu ya sudah tidak apa-apa..pakai saja nak!”
“tapi pa,saat aku mencari ikat pinggang papa aku menemukan ini pa!di lemari pakaian papa!”
“apa ini sebuah map?”
“coba mama lihat pa!”
Saat ibu tirinya melihat map itu,mata ibu TITA terbelalak dengan terkejutnya bagaikan tersambar petir mendadak.dan pada saat bapaknya REZA ingin melihat map itu,tiba-tiba ibu tirinya REZA tidak mengizinkannya.
“isinya apa ma?sini papa mau melihatnya mungkin penting.”
“eh nggak pa!ini sa..sama sekali nggak penting kok!!beneran nggak penting!!”
“kalau nggak penting kenapa kamu terlihat sangat takut dan kaget,expresimu berubah tadi saat melihatnya map itu.”
“eh nggak kok biasa saja!mungkin cuma perasaan kalian saja!”
“kalau begitu izinkan aku dan REZA untuk melihatnya ya ma!”
“pokoknya nggak boleh!!!ngerti nggak sih kalian!!!”
Saat mendengar teriakan ibu tirinya REZA,REZA dan bapaknya sangat kaget mendengarnya dan sempat diam sejenak serta sebenarnya apa yang terjadi dengan ibu tirinya itu.tapi pada saat itu tanpa basa-basi lagi bapaknya REZA langsung mengambil paksa map itu dari tangan ibu tirinya REZA.dan pada saat bapaknya REZA melihat isi dari map itu,beliau sangat kaget dan ternyata isi dari map itu adalah sebuah bukti-bukti berupa kaset video,foto-foto,dan surat-surat perusahaan yang dulu pernah dipalsukan oleh ibu tirinya itu 10 tahun yang lalu yang sudah dipersiapkan oleh anaknya sendiri REZA.
“bukankah ini mama!!apa-apaan ini ma!!!apa maksudnya semua ini !!!”
“pa..papa biar mama jelaskan dulu ini salah paham pa!ini semua bohong a..ada yang ingin menjebak aku pa!!”
“heh..menjebak katamu!lalu foto dan video ini maksudnya apa?dan mengapa kamu bisa terlibat dalam foto ini ma?”tanya bapaknya REZA dengan tegas.
“a..aku juga nggak tahu pa!!mungkin ada yang nggak suka sama aku!”
“memangnya siapa yang nggak suka sama kamu dari dulu ma?karena dilihat dari fotonya terlihat sangat jelas kalau ini foto 10 tahun yang lalu saat kita nikah ma!!”
Saat itu ibu tirinya REZA sempat diam sejenak dalam keadaan gugup dan takut.lalu nggak lama kemudian REZA mengaku semuanya.
“hehehe…masih nggak mau mengaku juga ya…ibu TITA yang terhormat!cukup keras kepala juga kamu.”
Saat itu bapaknya REZA yang mendengar ucapannya REZA seperti itu sangat kaget dan tambah bingung.
“REZA!!maksud kamu apa?dan papa harap kamu panggil ibu TITA dengan sebutan mama ya karena bagaimanapun juga dia adalah mamamu REZA!!”
“heh oh mama ya…pa asal papa tahu saja ya dari dulu aku nggak pernah sudi panggil dia itu mama karena aku yakin dia memang nggak pantas jadi seorang mama pa.apalagi jadi mama yang benar-benar baik hatinya yang nggak cuma pura-pura selama ini.”
“apa maksud kamu?pura-pura apa?”
“untuk lebih jelasnya papa lihat sendiri video ini.video ini adalah bukti agar papa tahu siapa perempuan ini sebenarnya.”
Setelah itu REZA memperlihatkan videonya depan bapaknya.sambil melihat video itu,REZA juga sambil menjelaskan kejadian-kejadian yang ada dalam video itu.ibu tirinya REZA yang sedang ketakutan itu pun langsung lari kekamar.
“bisa kamu ceritakan detailnya REZA?”
“hmm..bisa pa!jadi begini sekitar 10 tahun yang lalu PUTRA dan ibu diusir oleh ibu TITA,karena ibu TITA takut kalau nantinya seluruh aset perusahaan akan jatuh ketangan PUTRA.karena papa sendiri juga tahu kemampuan PUTRA yang sebenarnya.dan aku pun dulu sempat menyetujui ide ibu TITA karena aku juga takut kalau papa nantinya akan lebih percaya sama PUTRA dibandingkan aku.makanya aku pun juga ikut serta dalam pengusiran itu.pada saat papa pulang dari luar negeri waktu itu,aku dan ibu TITA berusaha menjelek-jelekan PUTRA dan ibu depan papa agar papa benci sama PUTRA dan ibu dan nggak mencari mereka.tapi sekarang aku sadar kalau apa yang telah dulu aku lakukan itu merupakan kesalahan besar yang pernah aku lakukan dalam hidup aku pa!!maafkan aku ya pa!!tentang map ini aku tadi yang menaruh dikamar papa agar papa tahu sebenarnya yang terjadi dirumah ini terutama ibu TITA.”jelas REZA dalam keadaan sambil menangis.
Pada saat mendengar penjelasan dari REZA,tiba-tiba bapaknya REZA menampar REZA.
“papa nggak menyangka kalau kamu akan melakukan kejahatan seperti itu!!kamu tahu akibat apa yang kamu lakukan ini!sampai-sampai papa harus menikahi ibu TITA REZA…!!sekarang katakan sama papa dimana PUTRA dan ibumu sekarang REZA?dan mengapa kamu baru menceritakan ini semua kepapa?”teriak bapaknya REZA sambil dalam keadaan menangis dan mencengkeram pundak REZA.
“sekarang PUTRA tinggal di Jakarta sendirian pa kalau ibu kata PUTRA ada di yogyakarta.dan maaf REZA baru bisa cerita karena REZA mesti mencari bukti-bukti yang kuat untuk menyakinkan papa agar papa percaya.”
“ok pokoknya besok pagi kita temui PUTRA ya REZA papa sangat merindukannya.”
“tapi pa mengenai ibu TITA?”
“mengenai dia papa akan menceraikannya dan nanti papa akan urus perceraiannya dan menyerahkan dia kekantor polisi beserta kamu juga karena sudah memanipulasi surat-surat penting diperusahaan ini.papa harap kamu mau bertanggung jawab atas apa yang kamu perbuat selama ini.”
“iya pa REZA ngerti dan REZA juga siap akan konsekuensinya.”
Saat dirumah PUTRA,PUTRA tampak sedih karena dia sangat merindukan bapaknya.dan aku yang rumahnya berdekatan dengan PUTRA, aku langsung menghampirinya untuk menghiburnya.
“hmm…assalamualaikum PUTRA lagi melamun ya?”
“eh…waalaikumsalam oh DHA-DHA nggak cuma lagi melihat bintang saja dimalam hari.paling enak malam-malam begini diteras sambil melihat bintang dan bulan seorang diri.”
“sambil mengingat papa bapak kamu.”
“kok kamu tahu?”
“ya…tahu saja aku kan kenal sama kamu sudah cukup lama jadi aku tahu kalau kamu lagi seneng,sedih,stress,dan lain-lain hehehe…!”
“hehehe….kamu bisa saja!udah malam kamu tidur saja ya…soalnya aku juga sudah ngantuk!”
“hmm ya sudah kalau begitu..aku tidur dulu ya…!”
“iya met tidur ya…!”
Saat PUTRA membalikkan badan,tiba-tiba aku bilang sesuatu.
“hmm…PUTRA!jangan sedih ya…aku yakin suatu saat bapakmu akan mencarimu dan abang kamu pasti akan menepati janjinya.kamu harus percaya itu ya,ok!”
PUTRA pun memberi jawabannya cuma menunjukkan jari jempolnya.dan dibalik wajahnya itu sebenarnya PUTRA menangis.kesokan paginya REZA dan bapaknya telah tiba dirumah PUTRA.
“tok…tok…tok…assalamualaikum!PUTRA…”
“waalaikusalam iya sebentar pasti DHA-DHA…”sahut PUTRA sambil mengira kalau itu aku.
Pada saat membuka pintu,tiba-tiba matanya PUTRA terbelalak dengan kagetnya tak disangka baginya bapak yang selama ini dirindukannya akhirnya mencarinya.
“ya allah!!!bapak!!!”
Saat langsung bertemu dengan bapaknya tiba-tiba PUTRA langsung berlutut di depan bapaknya sambil menangis.
“PUTRA anakku!maafkan bapak karena baru mencarimu nak!bagaimana keadaan kamu sekarang?apa kamu dan ibu kamu selama ini baik-baik saja nak!bapak merindukan kamu nak!”kata bapaknya sambil memeluk PUTRA dengan eratnya.
“ibu baik-baik saja pak!sekarang ibu ada di yogyakarta sedang sakit-sakitan sebenarnya.tapi tenang saja disana sudah ada perawat khusus yang merawatnya.makanya aku dijakarta sedang bekerja sambil kuliah untuk pengobatan ibu pak!!”
“masya allah nak!!maafkan bapak!karena selam ini bapak nggak mengurus kamu dan ibu kamu dengan baik!maafkan bapak nak!”
“nggak apa-apa kok pak!insya allah aku ikhlas menjalani ini semua..”
“memangnya ibu sakit apa PUTRA?mengapa kamu nggak cerita ke abang?”sahut REZA.
“ibu sakit asam urat bang,ibu sudah nggak bisa bangun dan berjalan lagi seperti biasa sekarang ibu hanya bisa berbaring ditempat tidur saja.maaf bang PUTRA baru cerita karena aku nggak ingin ngerepotin abang!”
“kamu hebat nak!dari dulu kamu memang kebanggaan bapak dan abang kamu juga REZA.kalian anak-anak bapak yang hebat maafkan bapak ya kalau selama bapak terlalu sibuk sampai nggak memikirkan perasaan kalian dan juga ibu”
“iya pak sama-sama…aku dan bang REZA juga minta maaf kalau selama ini kami nggak berbakti jadi anak pak!”
“ya sudah sekarang kita ke yogyakarta temui ibu kalian ya…!”
“baik pak…!”
Saat itu betapa bahagianya PUTRA karena bisa berkumpul lagi seperti dulu.berpelukan bertiga sambil menangis dan tertawa.indahnya ya kalau saling memaafkan.aku harap baik PUTRA,bang REZA, dan bapaknya PUTRA bisa bersatu lagi seperti dulu.pada saat mereka ingin siap-siap ke yogyakarta,PUTRA terlebih dahulu mempir kerumah aku untuk pamit.karena kemungkinan PUTRA dan keluarganya akan lama di sana sampai ibunya sembuh.
“bapak aku ingin menemui seseorang dulu ya pak sebelum aku pergi?”
“seseorang,siapa nak?”bingung bapaknya PUTRA.
“oh aku ngerti seseorang pak yang nantinya akan menjadi calon menantu buat bapak dan juga ibu hehehe…!”sahut abangnya.
“husss!ngaco abang…!”
“oh ya sudah lagi pula abang juga pengen kenal.”
Saat itu PUTRA dan sekeluarga langsung mengetuk pintu rumah aku.
“tok…tok…tok…assalamualaikum!DHA-DHA…”
“waalaikumsalam…eh PUTRA ada apa pagi-pagi begini!”sahut aku dan saat itu keluarga aku pun turut serta keluar rumah untuk tahu siapa yang datang.
“hmm begini ada yang aku ingin kenalan sama kamu DHA…ini bapak aku yang selama ini aku ceritakan sama kamu.pak ini DHA-DHA sahabat yang selama 3 tahun ini sudah banyak menolong aku.dan sekarang aku ingin bicara sama kamu DHA…berdua!”
Saat itu aku dan PUTRA berjalan-jalan ke halaman.
“sebenarnya apa yang ingin kamu bicarakan PUTRA?kelihatannya penting banget…?”
“aku ingin pergi DHA…aku,bang REZA dan bapak ingin ke yogyakarta rawat ibu sampai sembuh.makanya aku ingin pamit sama kamu karena sekarang perginya DHA…dan aku juga ingin ucapin makasi banyak ya sama kamu karena kamu sudah banyak menolong aku.dari awalnya aku mabuk parah,saat aku butuh tempat tinggal,dan disaat aku terpuruk kamu selalu ada buat aku.makasi ya DHA-DHA…aku nggak akan pernah lupa semua kebaikan yang selalu kamu berikan buat aku.”
“berapa lama kamu disana PUTRA?”
“kemungkinan lama..minimal 4 atau lebih dari 4 tahun. Karena aku juga ingin melanjutkan studi aku di Australia.”
Saat aku hanya bisa menahan kesedihan aku dan mengikhlaskannya pergi
“kalau begitu aku ikhlas PUTRA pergilah!!bukankah ini adalah impianmu memiliki keluarga yang utuh seperti keluarga aku.dan aku harap kamu nggak akan pernah lupa ya sama aku dan aku harap kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti.selamat jalan ya hati-hati…!”
“iya ..!”
Saat itu pesawat yang mereka naiki yang menuju yogyakarta akhirnya sudah berangkat aku dan LILI adikku yang mewakili kepergian mereka hanya bisa berdoa mudah-mudahan PUTRA dan sekeluarga bisa hidup bahagia selayaknya keluarga yang utuh pada umumnya.dan perasaanku terhadap PUTRA biarlah berjalan apa adanya sesuai waktu dan begitu juga perasaannya PUTRA terhadapku.karena aku yakin kalau memang kita berjodoh pasti akan bertemu kembali.aku akan selalu mencintaimu PUTRA.
8 TAHUN KEMUDIAN
Aku yang saat ini sudah bekerja mengajar di pesantren,tiba-tiba ada anak baru yang ingin mendaftar di pesantren ditempat aku mengajar.
“om!ayo cepat daftarnya RIO pegel nih pa kakinya!!”
“iya sabar ya RIO kan antri dulu nah sebentar lagi giliran kita tuh..”
Tiba saatnya giliran pendaftaran RIO.
“selanjutnya!!”teriakku.
Tiba-tiba pada saat aku ingin mempersilahkan pemuda itu duduk tak aku sangka…
“silahkan…!ya allah PUTRA!!”kaget aku ingin menangis.
“DHA-DHA…subhanallah akhirnya kita bisa bertemu!”
Setelah itu aku dan PUTRA mengobrol di sebuah taman pesantren.
“PUTRA apa kabar?ibu kamu gimana?dan ini anak kamu ya…”
“alahmdulilah DHA…aku,bang REZA,bapak baik-baik saja kalau ibu alhamdulilah sudah semakin baik sekarang.dan anak kecil tadi RIO namanya dan dia bukan anak aku tapi anaknya bang REZA dan ka TIKA.”
“apa!!jadi ka REZA sudah menikah mengapa kamu nggak kabarin aku sih!kamu jahat…!”
“hehehe…kudengar kamu dan sekeluarga sudah pindah ya…tadi pada saat aku dan RIO ingin kerumah mau buat surprise kudengar dari tetangga kamu sudah pindah sekitar 2 tahun yang lalu.mengapa kamu nggak kabarin aku juga hayoo…?”
“hehehe…maaf terlalu sibuk sampai lupa teman hehehe…”
“hmm…teman ya…sampai saat ini kamu belum menikah?”
“menikah!eh itu…lalu kamu sendiri sudah menikah?”
“sudah…!”
“sudah…tuh kan curang nggak kasih kabar aku kan nggak setia kawan nih!”
“tunggu dulu aku belum selesai bicara.kebiasaan nih!maksud aku,sudah kalau aku lamar kamu DHA-DHA…kan kalau sudah dilamar kamu sudah aku ikat setelah itu aku nikahin deh hehehe…aku cinta kamu DHA…sudah lama banget rasa ini aku pendam.”
“heeh PUTRA kamu jahat kamu sengaja membuat aku penasaran iya!!tapi sayang aku nggak pernah suka sama kamu,maaf!!”
“yah…berarti selama ini aku geer dong!tapi aku nggak ingin menyesal.aku nggak ingin lama-lama lagi memendam rasa ini.aku ingin kamu tahu kalau aku benar-benar mencintai kamu dan aku minta baik kamu cinta atau nggak sama aku,maukah kamu menjadi istriku DHA-DHA..?”
Saat itu aku pura-pura marah,pura-pura menolak lamarannya dan pura-pura meninggalkan PUTRA.tapi setelah itu aku berbalik badan dan bilang sesuatu kepadanya.
“aku juga nggak ingin menyesal dan berlama-lama memendam perasaan ini.aku juga ingin kamu tahu kalau aku juga benar-benar mencintai kamu dan…”
“dan apa?”
“dan…aku juga ingin menikah dan jadi istri kamu karena itu adalah sebagian dari impian aku PUTRA!!”
Setelah itu aku dan PUTRA tertawa dengan bahagianya dan beberapa bulan kemudian kami menikah dan insya allah aku dan PUTRA akan menjadi keluarga yang bahagia selamanya…
THE END